7 Pelatih Bola paling
Fenomenal
Identitas Buku
Judul Buku : 7 Pelatih Bola paling
Fenomenal
Penulis : Iman “Gem” Sufaat
Penerbit : Gem Media
Cetakan : Pertama
Tebal Buku : 140 halaman
Tahun Terbit : 2009
Sinopsis
7 Pelatih
Bola Paling Fenomenal, buku karya penulis Imam “Gem” Sufaat ini membahas
tentang kisah para pelatih yang fenomenal. Buku ini mengulas masa kecil hingga
pencapaian tertinggi para pelatih fenomenal ini. Mereka adalah Alex Ferguson,
Arsene wenger, Carlo Anceloti, Guus Hiddink, Jose Morinho, Josep Guardiola, dan
Rafael Benites.
Alex
Ferguson pria yang akrab disapa Fergie memulai karir sebagai pemain sepakbola
di klub Queen’s Park pada tahun 1957. Fergie juga sering berpindah-pindah klub
diantaranya St. JohnStone, Dunfermline, Glosgow Ranger dan Falkrik. Ia kemudian
menghabiskan waktunya hingga pensiun di Ayr United pada tahun 1974. Setelah
pension, Fergie menjadi pelatih di East Stirlingshe dan St. Mirren. Ia juga
pernah menjadi platih Tim nasional skkotlandia di ajang piala dunia 1986.
Fergie kemudian menjadi pelatih Manchester United pada tahun 1986.
Arsene
Wenger lahir di Strasbourg, Perancis 22 Oktober 1949, dari pasangan Louise
Wenger dan Alphonse Wenger. Sebelum menjadi pelatih, Wenger pernah menjadi
pemain sepak bola di klub RC Strasbourg pada tahun 1978. Namun karier sepak
bola Wenger bias terbilang singkat. Pada tahun 1984 wenger memulai debut
sebagai pelatih.
Carlo
Ancelotti lahir pada tanggal 10 june 1959 di Reggiolo, Italia. Ancelotti perah
tampil 26 kali bersama timnas Italia dan ikut berlaga di piala dunia 1986 dan
1990. Dia memulai karir bermainnya pada tahun 1976. Mantan pelatih AC Milan itu
dipercaya taipan Rusia, Roman Abramohic, memimpin Chelsea. Jika melihat rekam
jejaknya, Anceloti merupakan pelatih yang mampu memberikan hasil terbaik bagi
klub yang dilatihnya.
Yang tak
kalah hebat adalah Guus Hiddink, pria asal Negeri Kincir Angin ini mampu
membuat tim lemah menjadi disegani. Tim Nasional Korea Selatan, Australia, dan
Rusia menjadi bukti nyata kehebatan sang pelatih. Nama besarnya juga sukses
membuat pamor Chelsea terangkat yang sempat terseok-seok pada musim kompetisi
2008-2009.
Di Italia,
Jose Mourinho bersama Inter Milan mampu mengangkat pamor Liga Italia yang
sempat redup. Yang menarik, Jose Mourinho mengawali karirnya dengan menjadi
penerjemah. Prestasi tertinggi Mourinho terjadi pada 2004 ketika membawa F. C
Porto menjadi juara Liga Champions Eropa.
Di Negeri
Matador, Josep Guardiola menjadi yang terbaik setelah memboyong tiga tropi
dalam satu musim. Pelatih kelahiran Santpedor, Spanyol, 18 Januari 1971 ini
hanya butuh waktu setahun untuk membuktikan kepiawaiannya sebagai pelatih.
Di Inggris,
Rafael Benitez mampu membuat Liverpool tampil di Eropa. Benites bergabung
dengan The Red pada tahun 2004 sukses memberikan berbagai tropi. Kepiawaian
pelatih ini sangat terlihat ketika Liverpool mampu menjuarai Liga Champions
Eropa pada musim 2004-2005.
Ada banyak
pelatih sepak bola di dunia. Tetapi hanya merekalah yang mampu membuat prestasi
yang luar biasa. Buku ini cocok untuk semua umur karna buku ini sangat
memotivasi pembaca.
Tentang Penulis
Imam Sufaat
di Surabaya 18 januari 1977. Bekas wartawan Indonesia Daily News (IDN), Jawa
Pos Grup, yang berkantor di Surabaya. Bersama IDN, sempat mewakili Indonesia di
Asia Journalist Forum di Jepang pada Desember 2002. Sempat menjadi wartawan
pada sejumlah media cetak di Surabaya dan Yogyakarta.
Menulis
biografi Zinedine Zidane (2006) dan Biografi Cristiano Ronaldo, “Aku, Sepak
Bola, dan Wanita” (2008), Mistery Black or White of Michael Jackson (2009).
Saat ini aktif menulis artikel dan buku.
Kelebihan Buku
Buku ini
membahas secara lengkap dan sangat rinci. Bahasa yang digunakan pun sangat
mudah dipahami. Buku ini juga memberikan motivasi kepada pembaca.
Kekurangan Buku
Gambar yang
ada dalam buku terbilang sedikit dan masih berwarna hitam putih

Komentar
Posting Komentar